Selasa, 02 Juli 2019

RPP Mapel IPA Kelas 7 Klasifikasi Makhluk Hidup

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( R P P )

Satuan Pendidikan   :    ......................................................
Kelas / Semester        :    VII / 1
Mata Pelajaran         :    Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Materi Pokok            :    Klasifikasi Makhluk Hidup
Sub Materi Pokok    :    -   Ciri-ciri Benda di Lingkungan Sekitar
-   Cara Mengklasifikasikan Makhluk Hidup
-   Pengklasifikasian Makhluk Hidup
Alokasi Waktu          :    15 JP (6 Pertemuan)

a.   Kompetensi Inti (KI)
KI-3 :  Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
KI-4 :  Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B.   Kompetensi Dasar  (KD) & INDIKATOR
Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian Kompetensi
3.2.   Mengklasifikasikan makhluk hidup dan benda berdasarkan  karakteristik yang diamati.
3.1.1. Menyajikan hasil pengamatan, mengidentifikasi, dan mengomunikasikan hasil observasinya.
3.1.2. Menjelaskan benda- benda di sekitar yang bersifat alamiah.
3.1.3. Menjelaskan benda- benda di sekitar yang bersifat buatan manusia.
3.1.4. Menjelaskan benda- benda yang bersifat kompleks dan bersifat sederhana.
3.1.5. Menjelaskan kegunaan dari berbagai jenis benda di sekitar.
3.1.6. Melakukan pengamatan terhadap makhluk hidup dan benda tak hidup.
3.1.7. Menjelaskan ciri-ciri makhluk hidup.
3.1.8. Menjelaskan perbedaan makhluk hidup dengan benda tak hidup.
3.1.9. Melakukan pengamatan terhadap berbagai makhluk hidup di sekitarnya.
3.1.10 Menjelaskan ciri-ciri mahkluk hidup di sekitarnya.
3.1.11 Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan  prinsip klasifikasi.
4.2.   Membuat skema siklus hidup beberapa jenis mahluk hidup yang ada di lingkungan sekitarnya, dan slogan upaya pelestariannya
4.2.1   Mengumpulkan informasi mengenai klasifikasi mahluk hidup berdasarkan persamaan ciri yang diidentifikasi, misalnya kelompok monera, protista, fungi, plantae, dan animalia
4.2.2   Menyajikan laporan hasil mengklasifikasi makhluk hidup.

C.   TUJUAN PEMBELAJARAN
·         Peserta Didik dapat menyajikan hasil pengamatan, mengidentifikasi, dan mengomunikasikan hasil observasinya.
·         Peserta Didik dapat menjelaskan benda- benda di sekitar yang bersifat alamiah.
·         Peserta Didik dapat menjelaskan benda- benda di sekitar yang bersifat buatan manusia.
·         Peserta Didik dapat menjelaskan benda- benda yang bersifat kompleks dan bersifat sederhana
·         Peserta Didik dapat menjelaskan kegunaan dari berbagai jenis benda di sekitar.
·         Peserta Didik dapat melakukan pengamatan terhadap makhluk hidup dan benda tak hidup.
·         Peserta Didik dapat menjelaskan ciri-ciri makhluk hidup.
·         Peserta Didik dapat menjelaskan perbedaan makhluk hidup dengan benda tak hidup.
·         Peserta Didik dapat melakukan pengamatan terhadap berbagai makhluk hidup di sekitarnya.
·         Peserta Didik dapat menjelaskan ciri- ciri mahkluk hidup di sekitarnya.
·         Peserta Didik dapat mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan  prinsip klasifikasi.

D.   PENDEKATAN MODEL PEMBELAJARAN
Pendekatan dan model pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran ini adalah:
·       Metode         :    Saintifik (Scientific)
·       Model           :    Discovery Learning, Problem Based Learning 

E.   Media, Alat dan Sumber Belajar
1.    Media / Alat Pembelajaran
-        Komputer, LCD, Lingkungan
2.    Sumber Belajar
-        Buku Guru dan Buku Siswa ’Ilmu Pengetahuan Alam’, Cetakan Ke-3, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2016.
-        Buku referensi lain yang relevan
-        Internet

F.    Materi PEMBELAJARAN
Pembelajaran dan penilaian topik Klasifikasi Makhluk Hidup memerlukan waktu 15 jam pelajaran atau 5 tatap muka (TM). Asumsinya 5 JP/minggu diorganisasikan menjadi tiga kali tatap muka (TM),   yakni 3 JP dan dua tatap muka (TM), masing-masing 2 JP. Pengorganisasian 5 tatap muka (TM) tersebut adalah sebagai berikut.
TM Ke-
Materi
JP
1
Mengidentifikasi benda-benda di sekitar
2
2
Membedakan makhluk hidup dan tak hidup
3
3
Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan  prinsip klasifikasi
5
4
Tes Harian
1
5
Kerja Projek
1
6
Pembelajaran  Remedial dan Pengayaan
2

G.   LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Pertemuan KE- 1 (2 JP)
Mengidentifikasi Benda-Benda Di Sekitar
a.    Materi untuk Guru
Pertemuan I dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada Peserta Didik tentang ciri-ciri benda di sekitar. Kegiatan pengamatan terhadap   produk   benda-benda   di   sekitar   yang   sering   dijumpai dalam kehidupan sehari-hari sebagai salah satu bagian IPA akan menumbuhkan rasa ingin tahu, teliti, dan cermat, serta kekaguman terhadap ciptaan Tuhan yang maha kuasa. Artinya, sejak awal Peserta Didik dikenalkan kepada kebesaran Sang Pencipta dan penghargaan terhadap kreativitas hasil kerja keras manusia.
Di lingkungan sekitar terdapat banyak sekali benda yang bersifat alamiah. Seperti batu, pasir, logam, dan udara. Benda-benda di sekitar. selain bersifat alamiah, juga bersifat buatan atau hasil kerja manusia, seperti pensil, baju, bahan makanan, ban mobil, kaca, sepeda, motor, dan mobil. Benda-benda hasil buatan manusia bahan dasarnya berasal dari bahan alam. Seperti wajan untuk memasak terbuat dari tembaga yang merupakan bahan alam, pensil terbuat dari  bahan  karbon,  dan sebagainya.  Benda-benda  tersebut  ada yang bersifat sederhana dan ada pula yang bersifat kompleks. Misalnya sebuah   mobil   bersifat kompleks   karena   terdiri   atas   berbagai bahan, antara lain besi, alumunium, karet, kaca, kulit sintetis, dan beberapa bahan lainnya.
Setiap jenis benda mempunyai sifat atau ciri yang membedakannya dari jenis benda lainnya, yaitu bentuk benda, ukuran benda, warna benda, keadaan permukaan benda, dan bahan penyusun benda. Manusia akan terus berinovasi untuk terus memproduksi berbagai jenis benda dari bahan alam maupun buatan untuk keperluan hidup nya.

b.    Kegiatan Pembelajaran
No
Kegiatan Pembelajaran
Pendahuluan

Untuk memperoleh perhatian dan memotivasi Peserta Didik mintalah kepada mereka untuk mengamati perbedaaan antara anak yang sedang bermain bola dengan sebuah robot serta berbagai benda di lingkungan sekitar dan menyampaikan hasil pengamatannya.
Inti
1
Secara berkelompok, Peserta Didik melakukan kegiatan mengamati perbedaan ikan, kucing, dan mobil-mobilan.
2
Selanjutnya kepada Peserta Didik diminta untuk melakukan Kegiatan 2.1 “Bagaimanakah Ciri Hidup dan Tak Hidup?”.
3
Peserta Didik mengamati ciri-ciri benda takhidup dan makhluk hidup pada beberapa contoh benda tak hidup dan makhluk hidup.
4
Kemudian menuliskan hasil kerjanya (sesuai kreasi Peserta Didik), dan mendiskusikan hasilnya.
5
Doronglah Peserta Didik untuk tidak takut salah, dan yang terpenting bahwa prosedur dilakukan dengan benar dan aman.
Penutup

Guru melakukan refleksi dan kesimpulan dari kegiatan pembelajaran kegiatan 2.1 “Bagaimanakah Ciri Hidup dan Tak Hidup?” kemudian berikan penugasan.

Pertemuan KE- 2 (3 JP)
Membedakan Makhluk Hidup dan Tak Hidup
a.    Materi untuk Guru
Pertemuan II dimaksudkan agar Peserta Didik mampu mengidentifikasi perbedaan makhluk hidup dengan benda tak hidup. Manusia, hewan, dan tumbuhan merupakan kelompok makhluk hidup. Antara makhluk hidup dengan benda tak hidup atau benda mati dibedakan dengan adanya gejala kehidupan. Makhluk hidup menunjukkan adanya ciri-ciri atau gejala-gejala kehidupan, sedangkan (benda mati) tidak menunjukkan gejala-gejala kehidupan.
Ciri-ciri Makhluk Hidup
Secara  umum,  ciri-ciri  yang  ditemukan  pada  makhluk  hidup adalah bernapas, bergerak, makan dan minum, tumbuh dan berkembang, berkembang biak, mengeluarkan zat sisa, peka terhadap rangsang,  serta  menyesuaikan  diri  terhadap  lingkungan.  Peserta Didik mengembangkan pengetahuan dan pemahamannya melalui pengamatan dalam berdiskusi.
1) Bernapas
Setiap saat kita bernapas, yaitu menghirup oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Kita dapat merasakan kebutuhan bernapas dengan cara menahan untuk tidak menghirup udara selama beberapa saat. Tentunya kita akan merasakan lemas sebagai tanda kekurangan oksigen.
2) Memerlukan Makanan dan Minuman
Untuk beraktivitas, setiap makhluk hidup memerlukan energi. Dari manakah energi tersebut diperoleh? Untuk memperoleh energi tersebut, makhluk hidup memerlukan makanan dan minuman.
3) Bergerak
Kita dapat berjalan, berlari, berenang, dan menggerakkan tangan. Hal ini merupakan ciri bergerak. Tubuhmu kita dapat melakukan aktivitas karena memiliki sistem gerak. Sistem gerak terdiri atas tulang, sendi, dan otot. Ketiganya bekerja sama membentuk sistem gerak.
4) Tumbuh dan Berkembang
Perhatikan tubuhmu, samakah tinggi dan berat badanmu sekarang dengan waktu masih kecil? Hewan juga mengalami hal yang sama. Kupu-kupu bertelur, telur tersebut menetas menjadi ulat, lalu menjadi kepompong, kepompong berubah bentuk menjadi kupu-kupu muda, dan akhirnya menjadi kupu-kupu dewasa.
5) Berkembang Biak (Reproduksi)
Sebagai contoh, kita lahir dari ayah dan ibu, ayah dan ibu kita masing-masing juga mempunyai orang tua yang dipanggil kakek, nenek dan seterusnya sehingga diperoleh keturunan. Kemampuan makhluk hidup untuk memperoleh keturunan disebut berkembang biak. Berkembang biak bertujuan untuk melestarikan keturunannya agar tidak punah.
6) Peka terhadap Rangsang (Iritabilitas)
Bagaimanakah reaksi kita jika tiba- tiba ada sorot lampu yang sangat terang masuk ke mata? Tentu secara spontan mata akan segera menutup. Dari contoh di atas menunjukkan bahwa manusia mempunyai kemampuan untuk memberikan tanggapan terhadap rangsang yang diterima. Kemampuan menanggapi rangsang disebut iritabilitas.
7) Menyesuaikan Diri terhadap Lingkungan
Kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan disebut adaptasi. Contoh: tumbuhan yang hidup di tempat kering memiliki daun yang sempit dan tebal, sedangkan tumbuhan yang hidup di tempat lembab memiliki daun lebar dan tipis.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ada tujuh (7) Ciri- ciri makhluk hidup. Ketujuh ciri-ciri tersebut adalah sebagai berikut.:
a) Bernapas, b) Memerlukan makanan dan minuman, c) Bergerak, d) Tumbuh dan berkembang, e) Berkembang biak (reproduksi), f) Peka terhadap rangsang (iritabilitas), serta g) Menyesuaikan diri terhadap lingkungan.

b.    Kegiatan Pembelajaran
No
Kegiatan Pembelajaran
Pendahuluan

Untuk memperoleh perhatian dan memotivasi Peserta Didik mintalah kepada mereka untuk melakukan pengamatan gejala-gejala hidup pada manusia, tumbuhan, dan hewan.
Inti
1.
Secara  berkelompok,  Peserta   Didik  berdiskusi  untuk menjelaskan ciri-ciri makhluk hidup dan membedakannya dengan benda-benda tak hidup pada Kegiatan 2.2 “Apa ciri-ciri makhluk hidup?” dan Kegiatan 2.3 “Mengklasifikasikan benda”.
2.
Guru mendiskusikan dan menjelaskan ciri-ciri makhluk hidup dan membedakannya dengan benda-benda tak hidup.
3.
Guru menjelaskan besaran massa beserta satuan dasar (kg) serta penggunaan alat ukur neraca lengan untuk menimbang massa benda serta neraca pegas untuk menimbang beban. Setelah dimodelkan oleh guru, Peserta Didik mencoba sesuai kegiatan “Ayo Kita Lakukan” secara berkelompok.
Penutup

Peserta  Didik diminta  menyimpulkan  ciri-ciri makhluk hidup dan mengklasifikasikannya.

Pertemuan KE- 3 (2 x 3 JP)
Mengelompokkan Mahluk Hidup Berdasarkan Prinsip Klasifikasi
a.    Materi untuk Guru
Makhluk hidup di Bumi sangat banyak dan beranekaragam. Oleh karena itu, diperlukan adanya pengelompokan berdasarkan ciri tertentu yang dikenal dengan istilah klasifikasi. Sistem klasifikasi mengenalkan adanya tingkatan kelompok-kelompok makhluk hidup mulai dari kelompok besar, kelompok kecil, hingga tingkat individu. Tingkatan ini disebut sebagai takson. Tingkatan takson pertama kali dikenalkan oleh Carolus Linnaeus dengan tingkatan dari tertinggi ke tingkatan terendah. Tingkatan tersebut adalah sebagai berikut.
Semakin tinggi tingkatan takson, maka persamaan ciri yang dimiliki semakin sedikit. Begitupula jumlah anggotanya, semakin rendah tingkatannya, maka jumlah anggotanya semakin mengerucut.
Berdasarkan sistem klasifikasi yang dikenalkan oleh R.H. Whittaker, makhluk hidup dibagi menjadi 5 kingdom yaitu sebagi berikut.
1) Kingdom Monera, yaitu kelompok makhluk hidup uniseluler, prokariotik, dan mikroskopik seperti bakteri dan ganggang hijau biru.
2)  Kingdom  Protista,  yaitu  kelompok  makhluk  hidup  eukariotik dan sebagian besar uniseluler, tetapi sudah memiliki ciri seperti tumbuhan, hewan, atau jamur. Misalnya Euglena.
3)  Kingdom Fungi (Jamur) yaitu, kelompok makhluk hidup eukariotik dan tidak berklorofil. Contoh: jamur tiram.
4) Kingdom Plantae (tumbuhan) yaitu kelompok makhluk hidup eukariotik, multiseluler, berdinding sel yang mengandung selulosa, berklorofil, dan  dapat  berfotosintesis,  dan  autotrof.  Contohnya, padi.
5) Kingdom Animalia yaitu kelompok makhluk hidup eukariotik, multiseluler, tidak berklorofil, dan heterotrof. Contohnya, gajah.

Setiap kingdom tersebut, kemudian dibagi-bagi lagi berdasarkan persamaan ciri yang dimilikinya. Untuk membantu mengelompokkan makhluk hidup ke dalam kelompok-kelompok tertentu dapat menggunakan dua cara, yaitu dengan kunci dikotom dan kunci determinasi.     Klasifikasi     dilakukan      dengan      mengidentifikasi ciri-ciri setiap makhluk hidup sebanyak-banyaknya, kemudian mengerucutkannya berdasarkan ciri yang sama. Makhluk hidup multiseluler umumnya dapat diamati secara langsung dengan indera. Makhluk hidup uniseluler diamati dengan menggunakan alat bantu berupa mikroskop, yaitu mikroskop cahaya dan mikroskop elektron.
Pertemuan III dimaksudkan agar Peserta Didik dapat mengamati dan mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan prinsip klasifikasi. Ketika mengumpulkan sekelompok makhluk hidup berdasarkan sifatnya, maka langkah-langkah yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut.
1)   Mengamati karakteristik dari makhluk hidup tersebut.
2)  Mencatat persamaan dan perbedaan sifat masing-masing makhluk hidup.
3)  Mengklasifikasikan makhluk hidup yang memiliki persamaan sifat.
4)  Memberi nama yang sesuai pada setiap kelompok makhluk hidup tersebut.

b.    Kegiatan Pembelajaran
No
Kegiatan Pembelajaran
Pendahuluan

Untuk memperoleh perhatian dan memotivasi Peserta Didik diberi penjelasan  tentang pasar. Guru dan Peserta Didik melakukan diskusi interaktif tentang pengalaman Peserta Didik saat belanja di pasar yang di dalamnya terdapat kelompok-kelompok  barang dagangan, seperti kelompok kebutuhan pokok, kelompok buah-buahan, kelompok alat rumah tangga, dan lain-lain.
Inti
1.
Peseta Didik diminta untuk mengamati beberapa tumbuhan dan beberapa hewan yang mungkin sering ditemukan  di sekitar.
2.
Peserta Didik mengidentifikasi ciri-ciri masing-masing tumbuhan.
3.
Peserta Didik mengelompokkan tumbuhan dan hewan tersebut berdasarkan  prinsip klasifikasi pada Kegiatan 2.5 “Cara mengelompokkan tumbuh-tumbuhan” dan Kegiatan 2.6 “Cara mengelompokkan hewan”.
4.
Peserta Didik mempresentasikan hasil kegiatannya di depan kelas.
Penutup

Guru bersama Peserta Didik menyimpulkan cara mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan  prinsip klasifikasi.

Pertemuan KE- 4 Tes Harian (1 JP)
Pertemuan KE- 5 Kerja Projek (1 JP)
Pertemuan KE- 6 Pengayaan dan Remedial (2 JP)

H.   PENILAIAN HASIL PEMBELAJARAN
1.    Mengapa hewan ikan, sapi, katak, ayam, ular dimasukkan ke dalam filum yang sama, tetapi tingkatan spesiesnya tidak sama?
Jawab
Semua hewan tersebut memiliki ciri utama, yaitu memiliki tulang belakang, tetapi secara khusus memiliki perbedaan yang memisahkan mereka. Hewan-hewan tersebut tidak dapat saling kawin, misalnya ikan tidak dapat kawin dengan ular, dan seterusnya. Hal ini membedakan mereka sehingga tidak dapat dimasukkan ke dalam satu spesies.
2.    Mengapa  sungai  yang  mengandung  siput  air  dan  cacing  Planaria menunjukkan bahwa sungai tersebut belum mengalami pencemaran? Termasuk kelompok apakah kedua hewan tersebut?
Jawab
Kedua hewan ini, merupakan hewan yang sangat sensitif terhadap perubahan kondisi perairan. Bahan pencemar yang terdapat dalam air akan mematikan hewan-hewan tersebut, sehingga hewan-hewan ini dijadikan sebagai indikator pencemaran secara biologi (bioindikator). Siput air termasuk filum Mollusca/hewan lunak, sedangkan Planaria termasuk filum Phlatyhelminthes atau cacing pipih.

I.     PEMBELAJARAN PENGAYAAN
PerhatikanGambar 2.1 di bawah ini.
Kelapa Gading                    Mawar Kuning                        Jagung
Mawar Merah                             Padi                            Kelapa Hijau
 
Kelapa Kopyor                          Pinang                          Mawar Ungu
Lontar                            Kelapa Sawit                           Aren
Gambar 2.1 Macam-macam Tanaman
Berdasarkan Gambar 2.8, kelompokkan jenis tamanan tersebut berdasarkan tingkat kekerabatannya.

Kuncinya adalah sebagai berikut :
No
Tingkat Kekerabatan
Nama Tanaman
1.
Famili
Kelapa Lontar Aren
Pinang
2.
Genus
Mawar Ungu
Mawar Kuning
Mawar Merah
3.
Famili
Padi
Jagung
4.
Genus
Kelapa Kopyor
Kelapa Hijau
Kelapa Gading

J.    PEMBELAJARAN Remedial
Peserta Didik yang belum mencapai KKM diberi remedial, yaitu mempelajari kembali materi yang belum dikuasai dengan bimbingan guru. Setelah  melakukan  langkah-langkah  pra-remedial,  di  antaranya  analisis hasil diagnosis, menemukan penyebab kesulitan belajar dan topik-topik yang belum dikuasai, guru dapat melakukan program remedial berdasarkan pada rencana kegiatan yang telah ditetapkan. Pelaksanaan remedial dilakukan dengan  berbagai  cara.  Seperti  memberikan  tambahan  penjelasan  atau contoh terutama berkaitan dengan topik-topik yang belum dikuasai serta menggunakan berbagai media dan strategi. Misal, banyak melakukan praktik atau demonstrasi, tutor sebaya, dan diskusi kelompok. Bimbingan dari guru ke Peserta Didik secara personal juga diperlukan untuk mendukung semangat belajar. Pelaksanaan remedial bersamaan dengan pengayaan pada waktu TM keempat, kelima, maupun keenam.


Mengetahui
Kepala Sekolah,



( ___________________ )
NIP/NIK .............................

......, ........................ 20 .....
Guru Mata Pelajaran



( ___________________ )
NIP/NIK .............................

Tidak ada komentar:

Posting Komentar